
Nama Ibrahim Arief, atau yang akrab disapa Ibam, belakangan menjadi perhatian publik setelah terseret dalam perkara korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kasus ini tidak hanya memperdebatkan proses pengadaan perangkat teknologi, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai batas tanggung jawab seorang konsultan ketika nasihat teknisnya digunakan dalam kebijakan pemerintah.
Lanjutkan membaca